RAHASIA GARAM

On Minggu, 11 Desember 2011 0 komentar


RAHASIA GARAM


Ditulis oleh Emily Sohn/ Era Baru

Garam
Garam
Beberapa makanan gurih dan renyah karena kandungan garamnya yang tinggi, seperti kentang goreng. Hal ini membuat makanan  tersebut menjadi pilihan menu yang tidak baik bagi kesehatan.
Ketika Anda melihat makanan Anda, beberapa kandungannya mudah untuk diketahui. Contohnya, ada kandungan susu yang jelas dalam sereal Anda, keju pada pizza Anda dan mentega kacang pada roti panggang Anda.


Tetapi makanan Anda juga berisi kandungan-kandungan yang tidak dapat dilihat. Dan Anda mungkin terkejut untuk mempelajari bagaimana bagian-bagian yang tersembuyi itu mempengaruhi kesehatan Anda.
Garam adalah contoh yang sempurna dari kandungan yang mungkin Anda tidak perhatikan, bahkan ketika Anda mengkonsumsinya dalam jumlah besar.
Selama berpuluh-puluh tahun, para dokter  telah memperingatkan pasien bahwa terlalu banyak garam bisa berakibat buruk pada jantung mereka. Namun masih saja kebanyakan orang Amerika terus saja mengkonsumsi terlalu banyak garam.
Itu karena lebih dari 75% garam yang kita makan tersembunyi dari makanan restoran, makan cepat saji, dan makanan olahan seperti saus spageti, mie instan, sup kalengan, dan pizza beku. Sering kali Anda  bahkan tidak bisa merasakan bahwa di sana ada garam.
Masalah jantung sudah sejak lama dianggap sebagai masalah orang dewasa dan seringkali orang tua tidak begitu khawatir tentang garam yang dikonsumsi anak-anak.
Tetapi penelitian terbaru menyarankan bahwa garam mulai mempengaruhi anak-anak di jantung, ginjal dan lingkar pinggang anak-anak.
Membanjirnya  keripik kentang yang mengandung garam, hot dog, dan ikan tuna kaleng akhir-akhir ini juga menyebabkan banyak orang muda yang mengalami ganguan kesehatan di usia yang relatif muda. Lawrence Apple, professor of medicine pada Johns Hopkins University School of Medicine di Baltimore menganjurkan “kurangi asupan garam Anda.”

Langsung ke Jantung

Garam terbuat dari dua komponen dasar, yaitu sodium dan klorin.  Ketika dilarutkan pada dalam makanan atau cairan, garam pecah menjadi dua unsur di atas. Bagian klorin pada garam tidak begitu penting. Adalah sodium yang bisa menimbulkan masalah.
Kita mebutuhkan porsi kecil dari  sodium utuk menjaga otot bekerja dan saraf kita untuk mengirimkan pesan keseluruh tubuh. Bahkan jumlah sodium yang sebenarnya kita perlukan sangat sedikit, sekitar 500 mg atau kurang dari ¼ sendok garam. Sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit.
Aturan diet di Amerika dan dimana saja merekomendasikan bahwa orang dewasa yang sehat  sebaiknya mengkonsumsi tidak lebih dari 2300 mg sodium per hari, atau setara satu sendok teh garam.
Anak-anak usia 9 s/d 13 tahun sebaiknya mengkonsumsi lebih dari 1500 sampai 2.200 mg sodium sehari. Anak-anak yang lebih kecil harus mendapatkan lebih sedikit lagi.

 Tetapi rata-rata orang Amerika mengkonsumsi garam dua kali dari jumlah yang direkomendasikan untuk per harinya.
Hal ini mengkhawatirkan para dokter karena terlalu banyak sodium bisa menyebabkan tubuh memproduksi lebih banyak darah. Untuk memompa darah yang ektra, jantung harus bekerja ekstra keras. Ini memicu meningkatnya tekanan darah, sebuah ukuran bagaimana tertekannya jantung. Tekanan darah tinggi atau hipertensi  sering memicu penyakit jantung. Penyakit jantung adalah penyebab nomer wahid kematian di Amerika dan juga memicu penyakit lainnya.
“90% orang dewasa Amerika mengidap hipertensi (tekanan darah tinggi) dalam hidup mereka, Ini adalah masalah besar,” ungkap Apple.

Anda Adalah Apa yang Anda Makan

Garam bukanlah satu-satunya penyebab hipertensi. Banyak memakan junk food, berat berlebihan, dan jarang berolahraga juga berkontribusi dalam tingginya tekanan darah. Tetapi sebagian besar hasil penelitian menyatakan  bahwa garam adalah penyebab utama.
Pada sebuah studi pada 2007, para ilmuwan menemukan untuk pertama kalinya sebuah kaitan langsung antara garam dan penyakit jantung. Mereka menemukan bahwa pengurangan konsumsi garam di masa sekarang dapat menurunkan resiko seseorang dari resiko penyakit jantung 10 sampai 15 tahun mendatang.
“Intinya adalah bahwa level sodium yang tinggi jelas-jelas buruk bagi Anda.” Ungkap Oberzane.
Level sodium yang tinggi mempengaruhi setiap orang. Walaupun Anda tidak mempunyai tekanan dari tinggi (sekarang), dengan konsumsi garam berlebih setiap harinya, Anda sepertinya akan mengalami tekanan darah tinggi seiring usia Anda semakin lanjut.


Mengurangi konsumsi garam akan sangat membantu diet. Menurut studi akhir-akhir ini, para peneliti dari United Kingdom menganalisis 10 percobaan yang melibatkan 1000 anak. Percobaan itu menunjukkan bahwa penuruan asupan sodium 40- 50% menyebabkan penurunan  yang signifikan pada tekanan darah, bahkan bagi anak balita.
Mengurangi garam membantu  mencegah kegemukan pada anak-anak, sebuah masalah kesehatan publik dewasa ini. Para peneliti Inggris baru-baru ini menemukan bahwa  anak-anak yang memakan lebih sedikit garam juga meminum lebih sedikit soft drink yang manis. Minum lebih sedikit soda membuat anak-anak lebih sedikit terkena kelebihan berat badan, dimana obesitas dapat memicu tekanan darah tinggi.
Garam tak hanya berpengaruh pada jantung dan berat badan. Sebuah studi yang dipublikasikan pada Oktober 2009 menemukan angka yang terus meningkat  dari anak-anak Amerika sedang menderita penyakit batu ginjal. Kondisi mencemaskan ini biasanya sering  banyak berpengaruh pada orang-orang berumur 40 tahun atau lebih tua. Sekarang anak-anak berumur 5 tahun terkena batu ginjal!
Ginjal bertanggung jawab untuk menyaring darah keluar dari aliran darah.  Jadi para peneliti berfikir bahwa anak-anak yang mengkonsumsi terlalu banyak garam dan tidak cukup minum air  adalah bagian yang terkena penyakit ini.

Cara Mengurangi Garam

"Jika Anda seperti kebanyakan orang, mengurangi garam adalah hal yang sulit," kata Gary Beauchamp, direktur the Monell Chemical Senses Center di  Philadelphia.
Penelitiannya menunjukkan bahwa ketika diberikan lebih banyak sodium (garam), orang-orang ingin lebih dan lebih untuk mengkonsumsinya.  Bahkan bayi-bayi meminum formula lebih banyak ketika ia lebih asin. Kesukaan ini dimulai sejak umur empat bulan.
Berita baiknya adalah bahwa anda bisa melatih cita rasa Anda untuk menyukai makanan yang tidak terlalu asin. Sekarang ada waktu yang terbaik untuk melakukannya. Penelitian menunjukkan bahwa apa yang Anda makan di masa anak-anak akan berpengaruh kuat pada apa yang anda makan ketika dewasa.
Jadi, semakin banyak garam yang anda makan sekarang, lebih mungkin Anda mengidamkan bahan tersebut kemudian. Hati Anda mungkin lebih lemah dan kurang mampu menangani beban berat garam.
Cara terbaik untuk mengurangi jumlah sodium yang Anda konsumsi adalah untuk melakukan perubahan secara bertahap. Dimulai dengan menaburkan setengah dari porsi yang anda konsumsi pada makan malam anda pada kondisi normal. Beralih ke makanan segar, bukan kalengan dan botolan. Kurangi bumbu dapur. Hal-hal seperti kecap, saus  dan bumbu instan dapat membawa sodium lebih banyak  daripada yang mungkin Andaharapkan.
Anda juga mungkin juga bisa untuk mulai membaca label nutrisi. Anda mungkin terkejut untuk mengetahui bahwa porsi saus tomat memiliki lebih dari 500 mg natrium. Dan bahwa ada 1.150 mgnatrium dalam Double Cheeseburger, dan lebih dari 2.000 mg dalam banyak jenis makanan beku.


"Anak-anak dan orang dewasa sekarang harus dibatasi asupan garam yang berlebih, demi kesehatan secara keseluruhan," ujar David Grotto, ahli gizi dan penulis di Chicago. (Erabaru/isw)




0 komentar:

Posting Komentar