MAKNA LAGU

SONG FOR DYING PLANET




Hi...! Sekarang kita akan kembali membahas tentang makna dari sebuah lagu. Lagu yang diciptakan pasti memiliki sebuah makna atau pesan yang ingin disampaikan. Penulis lagu selalu berusaha untuk mengirimkan pesan lewat karyanya. Pesan dalam lagu biasanya dapat kita lihat secara jelas namun terkadang juga tidak dapat diketahui secara jelas. Cara termudah untuk memahami makna sebuah lagu adalah dengan mentranslatenya ke bahasa Indonesia. Setelah itu dibaca berulang kali sehingga pesan yang ingin disampaikan pengarangnya dapat ditangkap dengan baik.

 

Sekarang, Mari kita pelajari lagu berikut ini!

 

Untuk memahami dan menemukan makna di balik sebuah lagu, maka perlu mengartikan liriknya terlebih dahulu

 




Lagu Untuk Sebuah Sekarat Planet"

 Apakah orang di luar sana?

Apakah ada yang mendengarkan atau peduli lagi?

Kita hidup di sebuah planet sekarat,

Kami membunuh segala sesuatu yang hidup,

Dan siapa saja yang mencoba untuk menyangkalnya

Memakai dasi

Dan dibayar untuk berbohong

Jadi saya menulis lagu ini untuk planet sekarat,

Saya minta maaf tapi aku mengatakan yang sebenarnya,

Dan untuk semua orang mencoba untuk menyimpannya

Lagu-lagu ini untuk Anda juga.

Apakah orang di luar sana?



Mari kita jawab bersama soal berikut ini


1. What kind of planet are we living now?


A. Dying Planet

    B. Good planet

C C. Beautiful planet

D D. Nice planet

 

Dari judul lagunya saja kita sudah dapat menjawab bahwa planet yang kita tinggali adalah Dying planet. Jadi jawabannya A

 

 2. Who are people who deny that they have killed living things?*


AA. People who wear a tie and get paid to lie

BB. People who listen that song

CC. People who live near the singer

DD. People who work in the town

 

Jawabannya dapat kita lihat pada kalimat “anyone who tries to deny it wears a tie and gets paid to lie. Jadi jawabannya A

 

3. “And gets paid to lie”. The word “gets paid” means….

A     A. Receive money for work completed

B     B. Pay someone

       C. buy with money

D     D. Sell with low prices

 

Get paids bahasa Indonesianya adalah  dibayar. Jadi kata yang bersamaan artinya dengan get paids adalah menerima bayaran. Jadi jawabannya adalah A

 

 

4. For whom does the singers wrote that song?


A   A. For the dying planet

     B. For people out there

C  C. For people who work hard

D  D, For people who study hard

 

Jawabannya ada pafa kalimat terakhir lagu ini yakni is anyone out there, Jadi jawabannya adalah B

 

 

5. Why does the singer feel sorry?


A. For the dying planet

B  B. For people out there

    C. For people who work hard

D  D. for people who study hard

 

Jawabannya ada pada kalimat I wrote these song for a dying planet.  Jadi jawabannya adalah A.


Semoga bermanfaat

See you then.

 






                               SI BELANG

I have a cat. Its name is Belang. Belang is a one-year-old regular house cat. He is an adorable cat. He has white fur with black stripes. I like to cuddle him because his fur feels soft. Every morning I give Belang milk. Belang likes fried fish very much but he does not like rice, so I give him cat food. Belang is an active animal. He likes to run around the house. He likes to chase everyone in my house. When he fells tired or sleepy, he usually sleeps on the sofa in the living room or sometimes under the table.


 PAKAIAN KHARAKTER PAHLAWAN

SMP NEGERI BERNAS TAHUN 2021































 



UNTUK USTAZAH TRISNA YUNAILIS, S.Pd


ASSALAMUALAIKUM

HI… USTAZAH TRISNA. HOW ARE YOU?

SEMOGA USTAZAH TRISNA SELALU SEHAT, BAHAGIA DAN SUKSES SELALU

 

TERINGAT PERTAMA KALI USTAZAH DATANG KE SEKOLAH INI. MEMAKAI BAJU WARNA COKLAT. TANPA TERASA KURANG LEBIH 8 TAHUN SUDAH KITA BERSAMA.  BANYAK CERITA DAN KISAH YANG TELAH KITA UKIR  DI SMP NEGERI BERNAS INI. SEMOGA ITU SEMUA MENJADI PEMGALAMAN MANIS YANG TAK TERLUPAKAN

 

TERIMAKSIH KAMI UCAPKAN. SEMOGA  SUMBANGSIH, KARYA DAN DEDIKASI  YANG TELAH USTAZAH TOREH UNTUK DUNIA PENDIDIKAN TERUTAMA DI SEKOLAH KITA INI  MENJADI LADANG PAHALA YANG TIADA HENTI HENTINYA

 

MOHON MAAF JIKA SENDA GURAU YANG TERLALU BERLEBIHAN, TINGKAH LAKU YANG TERKADANG TIADA DISADARI, TUTUR KATA YANG TERKADANG MENYELEKIT DIHATI.  EMOSI YANG TAK TERKONTROL. SEMOGA ITU SEMUA JADI PENGALAMAN BAGI KITA SEMUA

 

SELAMAT PENSIUN BUNDO

JADIKANLAH MASA PURNA BAKTI INI MENJADI MASA MASA EMAS UNTUK MENINGKATKAN POTENSI DIRI, TERIMAKASIH. WASSALAMUALAIKUM

 

 





SURAT CINTA UNTUK PESERTA DIDIKKU

DODI INDRA, S.S

 

Anak-anakku, membaca surat cintamu. Bergetar hatiku. Tergerak tanganku menulis balasan suratmu. Inilah surat cintaku untukmu.

 

Anakku,

Guru berdiri di tengah lapangan, dan peserta didik memberi penghormatan, itu bukan karena guru haus kehormatan, tetapi karena peserta didik sedang diajar untuk tahu menghormati.

 

Guru mengajar didepan kelas, peserta didik diminta memperhatikan, bukan karena guru tak tahu metode mengajar, tetapi karena peserta didik sedang diajar untuk menghargai orang lain.

 

Guru memberikan Pekerjaan Rumah, peserta didik diminta menyelesaikan, bukan karena guru memberi beban tambahan, tetapi karena peserta didik sedang diajar untuk bisa mengisi waktu berkualitas.

 

Guru merobek kertas ujian karena menyontek saat ujian, peserta didik diminta mengikuti ujian susulan, bukan karena guru berlaku jahat, tetapi karena peserta didik sedang diajar pentingnya kejujuran.

 

Guru membuat Daftar piket untuk kebersihan, peserta didik diminta membersihkan lingkungan, bukan karena guru mau seenaknya memerintah, tetapi karena peserta didik diajar untuk bisa bertanggung jawab.

 

Guru berbicara keras karena peserta didik kurang memperhatikan, bukan karena guru benci, tetapi karena peserta didik sedang diajar untuk sadar akan kesalahan.

 

Guru memberi hukuman, bukan karena guru tak punya kasih sayang, tetapi karena peserta didik sedang diajar mengakui kesalahan.

Guru melarang peserta didik melakukan hal-hal yang terlihat asyik, bukan karena guru tak mengerti kesenangan peserta didik, tetapi karena peserta didik sedang diajar untuk melihat masa depan lebih baik.

 

 

 





CURHATKU,
DARI ORANG YANG KAU PANGGIL GURU


Oleh : DODI INDRA

 

Untukmu duhai anak-anakku

Dengarlah curahan isi hatiku

Orang yang kau panggil guru

 

 

Anakku, tidakkah kau tahu?

Disaat embun masih menetes di lembaran daun  pohon waru

Dikala mentari enggan menampakkan diri malu – malu

Kubangun buka mata menyambut azan Shubuh yang mengalun syahdu

Kuayun langkah kaki terburu buru

Mengejar bel berbunyi penanda waktu

Terbayang senyum di bibirmu

Menyambut hangat kedatanganku di depan pintu

 


 

Harapku

Kau akan jawab salamku dengan kompak menyeru

Ucapan  lembut sapamu menyejukkan kalbu

Namun...

Ternyata itu hanya ilusi, mimpi harapan palsu

Engkau sibuk membuat PR Matematika dari temanku

Hingga kau tak sadar aku telah menatapmu

Dari lima menit yang lalu


 

Anakku,

Kucoba sabar memberi ilmu

Disaat engkau tak peduli tak mau tahu

Kudorong memotivasimu

Dikala engkau merasa tak mampu

Dengan keikhlasan aku mendidikmu

Kuteladankan santun lisan sopan berprilaku

Dengan cinta aku bimbing tanganmu

Saat kau bingung arah mana hendak dituju

 


 

Dalam cercaan, makian, hinaan, cibiran menusuk kalbu

Aku tetap tegar kokoh digugu

 

 

Dalam tekanan, paksaan, ancaman,  sakit ngilu

Aku tetap setia disampingmu

 

Walau badanku makin lemah  tulang pegal linu

Ku tetap bangkit sembunyikan malas dan juga malu

 

Karena itulah darmaku

Sebagai seorang guru

Seorang guru


 

 

Anakku,

Ku marah karena ku ingin kau terarah

Ku menghardik karena ku ingin kau pintar dan cerdik

Ku bicara nyinyir karena kau lamban berfikir

Ku cubit pertanda ku sayang bukannya genit

Ku diam pertanda aku mulai tak senang

Ku sabar walau kau tak sadar – sadar

Akhirnya ku cuek, tak ambil peduli walau kau ejek

Karena sikapmu sudah tak Wajar bahkan kurang ajar

 


 

 

Anakku

Aku bukanlah orang hebat

Ku tak punya harta, kuasa, apalagi dekingan pejabat

Aku orang biasa, hanya rakyat jelata

Yang terkadang lupa sesekali juga berdusta

Anak – anakku

Aku hanya memberi motivasi, engkau yang berprestasi

Aku hanya mengispirasi, engkau yang berkibar di tiang tertinggi

Ku coba beri pelita, engkau yang  gemerlap gempita

Ku coba beri warna, engkau yang akan bereuforia

Ku tunjukkan arah engkau yang berjalan gagah

Ku sarankan proses engkau yang  menggapai sukses

 


 

 

Anakku ,

Aku bukanlah pesulap

Sim salabim tercipta siswa berbudi mulia

Abra kadabra terbentuk insan cendikia

Sekejap mata,muncul siswa berbakat, beraneka keterampilannya

Tidak...

Aku bukan pesulap anakku

Aku hanya guru.

Hanya seorang guru.

Taklah ku mampu ubah pesimis jadi optimis

Tak lah ku bisa ubah,  getir menjadi manis

Walau tertatih, merintih, mengais, histeris

Meski pasang wajah bengis, sadis, sampai melankolis

Aku akan tetap begini, engkaulah yang akan bermetamorphosis


 

 

Anakku, Aku juga bukan malaikat

Harus tersenyum manis, walau hati teriris

Tak boleh pesimis, walau sering tak digubris

Harus selalu empati walau sering tak dapat simpati

Berpenampilan rapi bukan sekedar mandi dua kali sehari

Bukan sekedar absensi tetapi harus ukir prestasi, berdedikasi

Aku bukan malaikat anakku

Tak boleh salah walau terkadang kehilangan arah

Harus selalu riang walau hati terluka parah

Tak boleh mengeluh, harus tegar, dalam keringat berpeluh

Tak boleh menggerutu, walau kalian bikin hatiku ngilu

 

 


 

Anakku

 Aku bukan orang hebat

 Aku bukan pesulap

 Aku juga bukan malaikat

 

Aku bukanlah siapa siapa

Aku ini hanya gurumu

Hanya gurumu

Gurumu

 

Sampai kau tamat, terima ijazah dan SKHU

Salam terakhir kau pun berlalu

Setelah itu

Hanya tuhanlah yang tahu