Mengenal Infografis: 

Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, Cara Membuat, dan Perbedaannya dengan Poster


Hi.. kita jumpa lagi ya. Dikesempatan ini kita akan membahas tentang Infografis. Mau tahu apa itu infografis? Yuk.... baca materi dibawah ini.


Di era digital seperti sekarang, informasi dapat kita temukan hampir di mana saja. Namun, tidak semua informasi mudah dipahami jika disajikan dalam bentuk tulisan yang panjang.

Karena itulah, infografis menjadi salah satu cara yang menarik untuk menyampaikan informasi.

Dengan memadukan teks, gambar, angka, ikon, warna, grafik, dan diagram, sebuah informasi yang rumit dapat dibuat menjadi lebih sederhana dan mudah dipahami.

Apa Itu Infografis?

Infografis adalah penyajian informasi atau data dalam bentuk visual sehingga informasi tersebut dapat dipahami dengan lebih cepat dan mudah.

Istilah infografis berasal dari gabungan kata “informasi” dan “grafis”.

Dengan demikian, infografis bukan sekadar gambar yang dibuat agar terlihat menarik. Di dalamnya terdapat informasi yang disusun secara teratur dengan bantuan unsur visual.

Contohnya adalah infografis tentang penggunaan internet siswa. Data yang cukup banyak dapat disajikan menggunakan angka, persentase, ikon, dan grafik sehingga pembaca dapat memahami informasi tersebut tanpa harus membaca penjelasan yang panjang.

Apa Tujuan Infografis?

Infografis memiliki beberapa tujuan, antara lain:

·         menyampaikan informasi secara cepat;

·         menyederhanakan informasi yang rumit;

·         menyajikan data agar mudah dipahami;

·         menarik perhatian pembaca;

·         membantu pembaca mengingat informasi;

·         menunjukkan perbandingan; dan

·         menjelaskan suatu proses atau tahapan.


Jadi, tujuan utama infografis adalah membuat informasi menjadi lebih mudah dipahami melalui bantuan visual.


Ciri-Ciri Infografis

Infografis yang baik biasanya memiliki beberapa ciri berikut:

1.    Memiliki judul yang jelas.

2.    Mengandung informasi, fakta, atau data.

3.    Menggunakan gambar, ikon, grafik, atau ilustrasi.

4.    Menggunakan kalimat yang singkat dan padat.

5.    Memiliki tata letak yang teratur.

6.    Menggunakan warna yang sesuai.

7.    Informasinya mudah dibaca.

8.    Data yang digunakan harus benar dan dapat dipercaya.


Jenis-Jenis Infografis

Infografis dapat dibuat dalam berbagai bentuk.

1. Infografis Statistik

Infografis ini digunakan untuk menyajikan angka, persentase, grafik, atau data.

Contohnya adalah “Persentase Penggunaan Internet Siswa”.

2. Infografis Proses

Jenis ini digunakan untuk menjelaskan langkah-langkah atau tahapan.

Contohnya adalah “Cara Mencuci Tangan dengan Benar”.

3. Infografis Perbandingan

Infografis perbandingan digunakan untuk menunjukkan persamaan atau perbedaan antara dua hal atau lebih.

Contohnya adalah “Belajar Menggunakan Buku dan Belajar Menggunakan Gadget”.

4. Infografis Informasi

Jenis ini berisi penjelasan mengenai suatu topik tertentu.

Contohnya adalah “Mengenal Sampah Organik dan Anorganik”.

5. Infografis Kronologi

Infografis kronologi menyajikan informasi berdasarkan urutan waktu.

Contohnya adalah “Perkembangan Teknologi dari Masa ke Masa”.




Bagaimana Cara Membuat Infografis?

Membuat infografis sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan. Kita dapat mengikuti beberapa langkah sederhana.

Langkah pertama: Tentukan topik

Pilih topik yang jelas dan menarik.

Misalnya:

“Dampak Sampah Plastik terhadap Lingkungan.”

Langkah kedua: Tentukan tujuan

Tentukan apa yang ingin diketahui oleh pembaca setelah melihat infografis.

Langkah ketiga: Kumpulkan informasi

Carilah fakta dan data dari sumber yang dapat dipercaya.

Langkah keempat: Pilih informasi penting

Jangan memasukkan semua informasi. Pilih informasi yang paling penting dan relevan dengan topik.

Langkah kelima: Tentukan desain

Aturlah judul, teks, gambar, ikon, warna, grafik, dan tata letak.

Langkah keenam: Periksa kembali

Pastikan tidak ada kesalahan fakta, angka, ejaan, maupun tata letak.


Infografis dan Poster, Apa Bedanya?

Infografis dan poster sering kali dianggap sama karena keduanya menggunakan gambar, tulisan, warna, dan ilustrasi.

Padahal, tujuan keduanya berbeda.

Infografis lebih menekankan pada penyampaian informasi.

Sementara itu, poster lebih menekankan pada penyampaian pesan, ajakan, atau imbauan kepada pembaca.

Misalnya:

“5 Dampak Sampah Plastik” merupakan contoh topik infografis karena memberikan beberapa informasi mengenai dampak sampah plastik.

Sedangkan:

“STOP BUANG SAMPAH SEMBARANGAN!”

merupakan contoh poster karena berisi pesan atau ajakan.

Cara paling mudah untuk membedakannya adalah:

Infografis membuat pembaca PAHAM.
Poster membuat pembaca TERGERAK.

Walaupun demikian, sebuah poster dapat menggunakan unsur-unsur infografis. Begitu juga sebuah infografis dapat memiliki tampilan seperti poster. Yang membedakan terutama adalah tujuan dan cara informasi tersebut disampaikan.

Kesimpulan

Infografis merupakan salah satu cara menyampaikan informasi dengan memanfaatkan unsur visual. Dengan menggunakan gambar, ikon, angka, grafik, warna, dan teks singkat, informasi dapat menjadi lebih menarik dan mudah dipahami.

Infografis yang baik bukan hanya indah dilihat, tetapi juga harus jelas, ringkas, akurat, dan informatif.

Sementara itu, poster lebih berfokus pada pesan, ajakan, atau imbauan yang ingin disampaikan kepada pembaca.

Jadi, ingatlah:

INFOGRAFIS = INFORMASI YANG DIVISUALKAN

POSTER = PESAN YANG DITONJOLKAN

Keduanya sama-sama penting dan dapat digunakan sebagai media komunikasi visual, terutama dalam kegiatan pembelajaran di sekolah. 


Oke. Demikian materi kita kali ini. Semoga membantu ya.